Peringati Hari Air Sedunia, Warga Rembang Gelar Karnaval Merah Putih

(Kamis, 23 Maret 2017) -

Sebagai bentuk memperingati hari air sedunia warga Rembang menyelenggarakan karnaval merah putih.

 

Financia.id, Jakarta - Sebagai bentuk memperingati hari air sedunia warga Rembang menyelenggarakan karnaval merah putih.


 


Acara karnaval tersebut dilaksanakan Embung Tegaldowo, Desa Tegaldowo, Kecamatan Gunem Kabupaten Rembang. Danau buatan yang dibangun oleh PT semen indonesia untuk mendukung persediaan air pertanian warga di saat kemarau nanti. 


 


"Kami sangat berterima kasih kepada PT semen indonesia yang sangat peduli dengan kebutuhan air kami," kata kepala desa Tegaldowo Suntono dalam keterangan tertulis yang diterima Financial.id, Kamis (23/3).


 


Sutono berharap, even yang bertemakan "Dengan Hari Air sedunia, kita sambut Embung Tegaldowo Agar Menjadi Berkah Bagi Kita Semua" dapat diadakan setiap tahun agar bisa menjadi salah satu even wisata kebanggaan desanya. 


 


"Di tengah tengah guyuran hujan yang cukup deras,  ratusan warga berduyun duyun mendatangi Embung Tegaldowo," katanya.


 


Melalui peringatan tersebut, Suntono berharap warganya dapat mensyukuri adanya embung dari semen indonesia yang cukup penting untuk meningkatkan hasil pertanian mereka. 


 


"Warga mengaku sangat bahagia dengan adanya embung tersebut. Makanya pada hari air sedunia tahun ini kami menggelar acara ini," papar Dwi Joko Supriyanto, tokoh masyarakat desa tegaldowo yang didapuk warga menjadi ketua panitia event yang baru pertama diadakan ini. 


 


"Acara tersebut akan diadakan setiap tahun sebagai wujud rasa syukur kepada Allah Swt atas adanya embung yang dibangun oleh PT semen Indonesia pada tahun 2016," kata Dwi Joko.


 


Karnaval Merah Putih


 


Dalam even ini dimeriahkan dengan iring iringan 7 gadis desa tegaldowo yang membawa 7 kendi berisi air dari 7 mata air desa tegaldowo. Ketujuh gadis itu diarak oleh 70 warga pembawa bendera merah putih. 


 


Tentang arak arakan 70 warga pembawa bendera merah putih, Agus Widodo, salah satu penggagas acara, bermakna kecintaan kami warga tegaldowo pada tanah dan air Indonesia. 


 


"Kami ingin menunjukkan kepada dunia bahwa orang orang desa seperti kami ini memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi dan akan mendukung segala bentuk pembangunan yang bertujuan memperkuat ketahanan bangsa dalam berbagai bidang," Tutur Agus.


 


Pada akhir acara, warga memanjatkan doa bersama dipimpin Kyai Achmad Akhid, ulama setempat, dan ditutup dengan makan bersama 7 tumpeng khas desa tegaldowo.*** (L/CH)


Sumber : -

COMMENTS
LEAVE A REPLY
Name *
Email *
Website
Comment