Pendidikan Vokasi Jadi Sasaran Pemerintah Dorong Daya Saing SDM Indonesia

(Minggu, 20 Agustus 2017) -

Persaingan bangsa di masa globalisasi sekarang semakin ketat. Indonesia perlu menghasilkan SDM berkualitas.

Financial.id, Jakarta. Sumber daya manusia (SDM) Indonesia diminta lebih terdidik dan berkualitas guna dapat memenuhi kebutuhan tenaga kerja. 


Pasalnya, kini telah dirasakan bahwa era globalisasi menjadikan persaingan antar bangsa mengetat. Ditambah lagi pesatnya perkembangan teknologi dan informasi sekarang ini. 


Menyikapi kondisi tersebut sebenarnya Indonesia memiliki UU Nomor 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional sudah yang menekankan pentingnya realisasi pendidikan vokasi.


Menurut Staf Ahli Sustainable Development Goals Kemenko PMK Ghafur Akbar Dharma Putrapada, dalam RPJMN 2015-2019 bahwa pengembangan pendidikan vokasi telah melaui revitalisasi di tingkat SMK, politeknik maupun balai latihan kerja.


"Upaya ini melibatkan berbagai kementerian terkait, seperti Kemdikbud, Kemristek Dikti, Kemperin, Kemnaker, Kemen ESDM, Kemenkes, Kemen BUMN, BNSP dan pemerintah daerah," tutur Ghafur melalui keterangan resmi tertulis pada diskusi media, di Jakarta, Minggu (20/8).


Melalui sinergi lintas lembaga pemerintahan dan upaya revitalisasi tersebut, kata Ghafur, diharapkan segera terealisasi antara ketersediaan dan kebutuhan sektor usaha serta industri. (has/sp)


Sumber : Financial.id

COMMENTS
LEAVE A REPLY
Name *
Email *
Website
Comment