Pemerintah dan BI Terus Pantau Efek Kenaikan Harga Makanan

(Kamis, 2 Februari 2017) -

Sepanjang Januari 2017 inflasi tercatat 0,97 persen. Penyumbang terbesar inflasi pada bulan ini berasal dari bahan makanan.

Financial.id, Jakarta - Sepanjang Januari 2017 inflasi tercatat 0,97 persen. Penyumbang terbesar inflasi pada bulan ini berasal dari bahan makanan.

Beberapa bahan makanan mengalami kenaikan harga yang signifikan pada bulan lalu. Lantas apa yang bakal dilakukan pemerintah agar inflasi pangan tak bergejolak terlalu tinggi, sehingga target inflasi yang rendah pada tahun ini bisa dtercapai ?


Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, Kementerian Keuangan bersama Bank Indonesia (BI) juga Kemenko Perekonomian terus berusaha mengontrol inflasi pangan dengan menjaga harga pangan agar tak bergerak terlalu liar.

"Kita akan lihat inflasi dari sisi komponen lain agar tidak makin mengontribusikan kenaikan harga," kata Ani dijumpai di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (2/2/2017).

Misalnya saja, inflasi dari administered price atau kebijakan harga yang diatur pemerintah yang kiranya berdampak pada harga pangan. Seperti kenaikan harga BBM karena adanya kenaikan harga minyak dunia.

BBM yang dinaikkan memang tak memiliki dampak langsung (first round effect) pada harga pangan. Tapi tentu ada dampak lanjutan (second round effect). Contohnya, ketika harga BBM naik maka dampak langsung pasti pada kenaikan tarif transportsi.

Dikutip dari laman Metrotvnews.com, kenaikan tarif transportasi akan berdampak pada harga pangan karena ongkos angkut atau distribusi yang naik. Lebih jauh dia bilang, tentu kebijakan itu akan dievaluasi secara terus menerus.

"Kita monitor first round, second round effect-nya dan bagaimana melihat dampaknya pada perekonomian, apa yang bisa dilakukan untuk mengurangi dampak tersebut," jelas dia.

Sekadar informasi, beberapa komoditas pangan yang mengalami peningkatan harga yakni beras, kentang, wortel, cabai rawit merah, ikan segar, daging ayam ras, dan sebagainya.*** (T/CH)


Sumber : -

COMMENTS
LEAVE A REPLY
Name *
Email *
Website
Comment