Pembangunan yang Berkualitas Harus Mengarah ke Sektor Riil

(Sabtu, 6 Agustus 2016) -

Sektor riil ternyata memberikan kontribusi besar bagi ekonomi nasional. Untuk itu, dirasa perlu memberikan perhatian khusus bagi sektor riil.

Financial.id, Jakarta. Wakil Ketua Komite Ekonomi dan Industri (KEIN) Arif Budimanta menyikapi positif tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II sebesar 5,18% yang telah diumumukan Badan Pusat Statistik (BPS), kemarin.


Menurutnya, tingkat pertumbuhan ekonomi tersebut menjadi pengungkit pembangunan secara merata dan meluas. Namun Arif mengatakan, tetap dibutuhkan stimulus fiskal guna menambah angka pertumbuhan ekonomi nasional.


"Sebabnya selama ini kan sumber dorongan pertumbuhan ekonomi dari pajak. Saat ini hal itu kurang dapat diharapkan," ujar Arif, saat berbincang dengan jurnalis usai diskusi "Perspektif Indonesia, Perubahan Atas APBN Perubahan", di Menteng, Jakarta, Sabtu (6/8).


Justru, Arif mengungkapkan, sumbangan 5% tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia datang dari sektor riil. Peningkatan produksi dalam negeri, turut mendukung tumbuhnya perekonomian.


"Produksi dan penggunaan produksi dalam negeri itu amat menyokong pertumbuhan ekonomi saat ini," ucap Arif.


Positifnya sektor riil memberikan sumbangan bagi perekonomian nasional, kata Arif, tak lepas dari kebijakan fiskal dan ekonomi yang baik dilakukan pemerintah. Hal itu tentu saja secara otomatis ikut membuat sektor riil bergerak maju.


"Kalau kebijakan fiskal dan ekonominya terus semakin baik, maka dari sektor riil mampu sumbang 10% untuk Pendapatan Domestik Bruto (PDB), minimal ekspornya 3%," tutur Arif.


Dia secara khusus menyarankan agar mulai memperhatikan dan mengarah ke sektor riil ke depannya bila ingin pertumbuhan ekonomi berkualitas. (has)


Sumber : Financial.id

COMMENTS
LEAVE A REPLY
Name *
Email *
Website
Comment