OJK Wajibkan Reksadana Syariah Dikelola Unit Khusus

(Selasa, 27 September 2016) -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun depan mewajibkan perusahaan manajer investasi telah memiliki unit syariah khusus pengelolaan reksadana syariah. Selama ini ditengarai perusahaan manajer investasi belum serius mengoptimalkan reksadana syariah.

Financial.id, Jakarta. Direktur Pasar Modal Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Fadilah Kartikasari mengatakan, saat ini reksadana syariah bergerak lambat disebabkan perusahaan manajer investasi tidak benar-benar melakukan upaya mendorongnya.


Menurut Fadilah, hingga kini perusahaan manajer investasi tidak mengelola produk syariahnya dalam sebuah unit tersendiri. Menyikapi kondisi seperti itu, dia mengungkapkan, pihak OJK akan meminta perusahaan manajer investasi untuk membentuk unit syariah tersendiri pada tahun 2017.


Fadilah mengatakan, OJK saat ini sedang menggodok regulasinya dan diharapkan bisa selesai serta terbit akhir tahun ini.


"Rancangan peraturannya sedang dibahas dan telah masuk tahap harmonisasi di Direktorat Hukum OJK," Fadilah menuturkan saat konferensi pers di kantornya, di Jakarta, Selasa (27/9).


Dia menjelaskan, perusahaan manajer investasi yang telah menerbitkan rekasadana syariah berarti harus langsung membentuk unit syariah begitu regulasi ditetapkan. Sedangkan perusahaan manajer investasi yang akan menerbitkan reksadana syariah, harus sekaligus menyiapkan unit syariah.


Menurut dia, perusahaan manajer investasi yang mempunyai unit syariah sendiri dengan sendirinya melakukan pengelolaan reksadana syariah secara optimal. Hal itu disebabkan perusahaan manajer investasi memiliki Indikator Kerja Utama (IKU). (has)


Sumber : Financial.id

COMMENTS
LEAVE A REPLY
Name *
Email *
Website
Comment