OJK Sorot Perilaku Konsumen dalam Industri Keuangan

(Jum'at, 5 Mei 2017) -

Perilaku konsumen dalam industri keuangan dianggap penting untuk menuju sektor jasa keuangan yang baik serta sehat.

Financial.id, Jakarta. Prinsip perlindungan konsumen yang digagas kelompok negara G-20 tentang pentingnya perilaku konsumen dalam industri keuangan, menjadi alasan dasar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan seminar intenasional pada 4-5 Mei di Bali.


Seminar bertajuk Changing Consumer Behavior Trough Financial Literacy, Financial Inclusion and Consumer Protection ini coba mengulas bagaimana perilaku yang baik dalam penyediaan produk atau jasa keuangan maupun melindungi kepentingan konsumen.


“Berbagai negara dan organisasi internasional kini tengah mengacu kepada perilaku konsumen sebagai pendukung kebijakan dan strategi perlindungan konsumen. OJK sebagai otoritas industri jasa keuangan di Indonesia juga telah memulainya sejak OJK beroperasi 2013 lalu,” kata Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad, melalui keterangan resmi tertulisnya yang dikirim ke medis, baru-baru ini.


Menurut Muliaman, berkembangnya industri keuangan dan kemajuan teknologi di bidang keuangan, perilaku konsumen menjadi penting bagi industri jasa keuangan dan masyarakat. 


Menjadi contoh meningkatnya permintaan terhadap produk atau layanan jasa keuangan serta mendorong lembaga jasa keuangan (LJK) mengembangkan produ lebih menarik dan menerapkan prinsip perlindungan konsumen sehingga berpengaruh signifikan bagi pertumbuhan ekonomi


Melalui seminar ini, OJK berharap memperoleh berbagai masukan, strategi, dan dari berbagai ahli dan praktisi keuangan untuk diimplementasikan dalam kebijakan perlindungan konsumen maupun pelaksanaan program-program literasi dan inklusi keuangan yang akan datang. (has)


Sumber : Financial.id

COMMENTS
LEAVE A REPLY
Name *
Email *
Website
Comment