OJK Perlu Bentuk Lembaga Penjamin Polis Asuransi

(Rabu, 4 Oktober 2017) -

Pengamat asuransi dari UI Hotbonar Sinaga mengungkapkan, diperlukan sebuah lembaga penjamin polis yang dapat membantu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengawasi kegiatan asuransi dan menjamin perlindungan konsumen di Indonesia.

Financial.id, Jakarta. Pengamat asuransi dari UI Hotbonar Sinaga mengungkapkan, diperlukan sebuah lembaga penjamin polis yang dapat membantu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengawasi kegiatan asuransi dan menjamin perlindungan konsumen di Indonesia.


Pendapat tersebut disampaikan Hotbonar menanggapi kasus gugatan klaim asuransi kesehataan Allianz Life Indonesia baru-baru ini oleh salah seorang konsumennya. Kasus klaim asuransi kesehatan Allianz tersebut kini sedang dalam penyidikan kepolisian.


"Selama ini (OJK) sudah berperan dengan baik. Namun OJK harus segera menginisiasi lembaga penjamin polis karena itu ada dalam UU mengenai perasuransian," tutur Hotbonar, Selasa (3/10).


Kendati telah diatur dalam UU asuransi, Hotbonar menyayangkan hingga kini lembaga lembaga penjamin polis dimaksud guna membantu OJK belum juga terbentuk.


"Bahwa bulan Oktober 2017 harus sudah ada skema penjaminan pemegang polis,” tutur Hotbonar.


Hotbonar beranggapan, OJK perlu memberi anjuran kepada perusahaan asuransi untuk meningkatkan promosi dan penyuluhan tentang jasanya di Indonesia guna dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat. (mgl/cr)


Sumber : Financial.id

COMMENTS
LEAVE A REPLY
Name *
Email *
Website
Comment