OJK Minta Pelaku Fintech Sinergi dengan Industri Jasa Keuangan Lain

(Senin, 5 Juni 2017) -

Layanan fintech diharapakan OJK mampu bekerjasama dengan industri jasa keuangan konvensional. Sehingga tumbuh bersama dan berdampak positif ke masyarakat.

Financial.id, Jakarta. Layanan keuangan teknologi digital atau financial technology (Fintech) diminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar bersinergi bisnis dengan industri jasa keuangan lainnya. 


OJK berharap, melalui sinergi bisnis tersebut dapat memberikan manfaat kepada masyarakat secara bersama-sama.


"Kehadiran layanan keuangan berbasis teknologi di Indonesia telah menjadi keniscayaan sejalan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Sehingga sejalan dengan konsep Master Plan Sektor Jasa Keuangan Indonesia (MPSJKI). Fintech dapat bersinergi dengan industri keuangan yang ada untuk memberikan multimanfaat kepada masyarakat," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad dalam kuliah umum di STIE IBS), di Jakarta, baru-baru ini, seperti dilansir dari situs laman resmi OJK.


Menurut Muliaman, untuk mensinergikan fintech dengan industri jasa keuangan, beberapa hal bisa dilakukan yaitu, kolaborasi jalur informasi antara fintech dan lembaga keuangan dengan memanfaatkan data nasabah yang dan jalur distribusi. 


Pemanfaatan fungsi fintech, ujar Muliaman, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi bisnis bank dan lembaga keuangan. Pelaku fintech bersama bank dan lembaga keuangan perlu melakukan proses desain membuat produk yang bermanfaat kepada kedua pihak. 


Sinergi bisa dilakukan oleh bank yang berbisnis inti di UMKM dengan fintech sebagai penyedia platform UMKM digital. 


Selain sinergi dengan industri jasa keuangan, OJK menganggap, perkembangan fintech harus mencermati beberapa hal seperti, perlindungan konsumen dan perlindungan data negara. (apr/sp)


Sumber : Financial.id

COMMENTS
LEAVE A REPLY
Name *
Email *
Website
Comment