OJK Minta Industri Jasa Keuangan Antisipasi Virus WannaCrypt

(Selasa, 16 Mei 2017) -

Merebaknya virus jenis WannaCrypt yang menyerang Indonesia, perlu diantisipasi oleh seluruh industri jasa keuangan nasional.

Financial.id, Jakarta. Seluruh perusahaan yang bergerak di sektor industri keuangan diminta mengantisipasi infrastruktur teknologi informasinya. Selain itu juga memastikan layanan sistem informasinya sudah aman. 


Permintaan tersebut disampaikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait serangan masif virus ransomware jenis WannaCrypt atau WannaCry di beberapa negara, termasuk Indonesia


"OJK sudah dan terus berkoordinasi dengan industri keuangan. Saat ini sedang dilakukan inventarisasi oleh semua lembaga jasa keuangan terkait apakah ada layanan keuangan yang terganggu. Hingga saat ini belum ada laporan layanan yang terganggu," kata Kepala Departemen Komunikasi dan Internasional OJK Triyono, melalui keterangan resmi tertulisnya yang kepada media, kemarin.


Antisipasi penyebaran virus ini juga dilakukan di jaringan Teknologi Informasi OJK. Salah satu langkah antisipasi, layanan OJK berbasis internet untuk sementara tidak beroperasi.


"Sampai saat ini juga belum ada laporan mengenai jaringan teknologi informasi OJK yang terinfeksi virus ini," ujar Triyono.


OJK akan mengumumkan informasi lebih lanjut terkait pengaktifan kembali jaringan internet di kesempatan pertama. (ch/apr)


Sumber : Financial.id

COMMENTS
LEAVE A REPLY
Name *
Email *
Website
Comment