Kinerja BPR di DIY Membaik meski Ekonomi Melambat

(Kamis, 26 Januari 2017) -

Meski kondisi perekonomian di Yogyakarta secara umum mengalami perlambatan, namun Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Yogyakarta menunjukkan peningkatan kinerja.

Financial.id, Jakarta - Meski kondisi perekonomian di Yogyakarta secara umum mengalami perlambatan, namun Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Yogyakarta menunjukkan peningkatan kinerja. Indikator kinerja perbankan yang dibukukan BPR di DIY menunjukkan angka positif dibanding tahun sebelumnya.

Kepala Seksi Pengawasan Bank Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY, Rinto Susetyo mengatakan, kegiatan perbankan adalah menghimpun dana dalam bentuk tabungan dan deposito serta menyalurkannya ke masyarakat melalui kredit. Pada 2016, kinerja BPR di Yogyakarta mampu tumbuh positif. 

Dikutip dari laman Okezone.com, hal ini menunjukkan jika BPR masih memiliki prospek untuk berkembang. "BPR mampu turut andil dalam menggerakkan sektor riil di wilayah ini," tuturnya saat pengundian Tabungan Tamasya Plus di Yogyakarta, Rabu (25/1/2017).

Pada 2016, dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun BPR Konvensional di DIY mencapai Rp4,07 triliun, angka tersebut tumbuh 13,94% dibanding tahun sebelumnya. 

Komposisi paling banyak masih didominasi deposito yang mencapai Rp2,7 triliun, sementara tabungan hanya Rp1,37 triliun. Sementara untuk penyaluran kredit tercatat Rp3,98 triliun atau naik 10,49% dibanding sebelumnya. Jumlah tersebut menunjukkan jika sebagian besar dana yang disimpan BPR disalurkan dalam bentuk kredit. 


Sumber : -

COMMENTS
LEAVE A REPLY
Name *
Email *
Website
Comment