Ketua LPS : Dominasi Aset di Bank Jadi Penyebab Ketimpangan

(Rabu, 20 September 2017) -

Ketua LPS menjelaskan bahwa pemilik simpanan di bank terbesar merupakan golongan menengah ke atas, dan hal ini menjadi salah satu penyebab terjadinya ketimpangan.

Financial.id, Jakarta. Tingkat gini rasio Indonesia sejak awal reformasi, terhitung sejak memasuki tahun 2000, mulai menunjukkan angka peningkatan. Kondisi itu menandakan perekonomian Indonesia telah mengalami peningkatan ketimpangan. 


“Hal yang menarik adalah peningkatan gini rasio tersebut beriringan dengan adanya deindustrialisasi,” ujar Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Halim Alamsyah, di Jakarta, Selasa (19/9).


Halim memaparkan, ada empat sumber-sumber ketimpangan. Salah satu aspeknya yakni akibat penguasaan aset atau simpanan di bank. 


Halim mencontohkan, kepemilikan simpanan di lembaga perbankan yang memiliki rekening lebih dari Rp 5 miliar hanya 0,04 persen. Namun, ungkap Halim, secara nominal menguasai 47,29 persen aset simpanan.


Halim menjelaskan, penyebabnya bahwa beberapa tahun terakhir ini simpanan di bank untuk golongan menengah ke bawah relatif menurun.  Sebaliknya, golongan menengah ke atas justru semakin meningkat. 


Oleh karena itu, kata Halim, pengembangan kelembagaan, khususnya politik dan hukum, serta kebijakan ekonomi yang inklusif demokratis dibutuhkan agar transisi Indonesia menuju negara adil dan makmur terwujud. (eng/cr)


Sumber : Financial.id

COMMENTS
LEAVE A REPLY
Name *
Email *
Website
Comment