Kemenperin Pasok Tenaga Kerja Berbasis Kompetensi ke Sektor Usaha dan Industri Luar Jawa

(Minggu, 20 Agustus 2017) -

Kemenperin fokus menerapkan pendidikan berbasis kompetensi agar terwujud berkembangnya sektor industri di luar Pulau Jawa.

Financial.id, Jakarta. Kementerian Perindustrian berkomitmen memfasilitasi berkembangnya sektor industri nasional selain hanya di Pulau Jawa. 


Tersedianya tenaga kerja berkualitas menjadi unsur syarat meningkatnya produktivitas industri, selain modal dan teknologi. Ketersediaan tenaga kerja tersebut akan dipasok dari lulusan pendidikan vokasi.


"Berdasarkan perhitungan Kementerian Perindustrian (Kemenperin), rata-rata pertumbuhan industri sekitar 5-6 persen per tahun, dibutuhkan 500-600 ribu tenaga kerja baru per tahun," ujar Sekretaris Jenderal Kemenperin Haris Munandar pada diskusi media, di Jakarta, Minggu (20/8).


Haris mengungkapkan, untuk mencapai target ketersediaan sumber daya tenaga kerja yang berkualitas itu, kementeriannya melakukan empat program strategis.


Pertama, ucap Haris, terlaksananya keselarasan antara ketersediaan dan kebutuhan tenaga kerja industri dengan melakukan pembinaan serta pelatihan di SMK.


"Selanjutnya, pelaksanaan pendidikan dan pelatihan 3in1 yaitu pelatihan, sertifikasi, penempatan kerja. Kemudian ketiga pemagangan industri serta terakhir, sertifikasi kompetensi. Kegiatan tersebut sejalan dengan amanat PP Nomor 41/2015 tentang Pembangunan Sumber Daya Industri," kata Haris.


Haris menjelaskan, hingga saat ini para lulusan berbasis kompetensi yang diterapkan unit pendidikan di Kemeperin telah banyak diserap sektor usaha dan industri, sehinga memperkecil angka pengangguran. (has/sp)


Sumber : Financial.id

COMMENTS
LEAVE A REPLY
Name *
Email *
Website
Comment