Kasus Allianz, Pengamat: Masyarakat dan Perusahaan Sama-sama Waspada Risiko

(Selasa, 3 Oktober 2017) -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dianggap sukses melaksanakan tugas pengawasannya kepada perusahaan jasa asuransi kesehatan di Tanah Air.

Financial.id, Jakarta. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dianggap sukses melaksanakan tugas pengawasannya kepada perusahaan jasa asuransi kesehatan di Tanah Air. Oleh sebab itu, banyak perusahaan jasa asuransi kesehatan di Indonesia yang kinerjanya dapat optimal.


Demikian diungkapkan pengamat asuransi dari UI Hotbonar Sinaga, Selasa (3/10). Sementara terkait polemik klaim asuransi kesehatan yang terjadi pada Allianz Life Indonesia, menurut Hotbonar, merupakan tindakan yang wajar bila perusahaan meminta dokumen tambahan, apalagi dirasa ada kejanggalan.


“Mungkin klaim yang sama lebih dari satu kali dan perusahaan asuransinya curiga. Artinya perusahaan asuransi Allianz minta dokumen tambahan kemudian kata tertanggung tidak bisa didapat karena ada unsur kerahasiaan,” ujar Hotbonar.


Menyikapi kasus klaim asuransi kesehatan Allianz yang terjadi, Hotbonar mengingatkan kepada perusahaan penyedia jasa agar lebih hati-hati dalam menganalisa resiko dan selektif menerima formulir aplikasi maupun informasi nasabah.


Sedangkan untuk masyarakat, Hotbonar mengimbau, agar memahami regulasi asuransi serta polis yang disepakati. Hotbonar mengatakan, jika masyarakat mendaftar sebagai peserta polis asuransi melalui agen agar dipastikan memiliki sertifikat valid dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia.


Diketahui, perusahaan asuransi kesehatan PT Allianz Life Indonesia baru-baru ini tersandung kasus klaim polis kesehatan. Salah seorang pengguna jasa asuransi kesehatan Allianz menggugat Allianz sebab merasa dirugikan dalam pelayanannya.


Pihak kepolisian telah menetapkan dua petinggi PT Allianz Life Indonesia Joachim Wessly (Presiden Direktur) dan Yuliana Firmansyah (Manajer Klaim) sebagai tersangka. (mgl/cr).


Sumber : Financial.id

COMMENTS
LEAVE A REPLY
Name *
Email *
Website
Comment