KEIN: Investasi di Perikanan Melebihi Pendapatan dari Infrastruktur

(Sabtu, 6 Agustus 2016) -

Investasi di sektor maritim, khususnya perikanan diperkirakan mampu memberikan kontribusi besar bagi negara melebihi bidang infrastruktur.

Financial.id, Jakarta. Wakil Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Arif Budimanta mengungkapkan, peranan lembaganya adalah memberikan usulan kebijakan ekonomi kepada Presiden yang diharapkan dapat mendukung pertumbuhan investasi.


Arif menuturkan, KEIN selama ini telah banyak mengundang berbagai pihak yang terkait dengan sektor ekonomi dan industri. Salah satu perhatian yang tak luput dari kajian KEIN adalah sektor kemaritiman dan perikanan.


"Industri perikanan sedang dalam proses pembahasan kebijakan saat ini. Kami menganggap perikanan sebagai bagian kemaritiman Indonesia dapat bergerak cepat untuk mendukung perekonomian nasional," kata Arif saat ditemui usai acara diskusi bertema "Perspektif Indonesia, Perubahan Atas APBN Perubahan", di Menteng, Jakarta, Sabtu (6/8).


Menurut Arif, KEIN coba mendorong agar para investor mengarahkan investasinya ke bidang usaha yang memiliki daya saing tinggi dan permanen. Dia mengatakan, untuk saat ini sektor kemaritiman yang salah satu bagiannya adalah perikanan memenuhi syarat tersebut.


"Selama ini fokus investasi diarahkan ke industri infrastruktur. Padahal yang diketahui, sumbangan dari industri manufaktur ke pendapatan ekonomi nasional hanya 18%-19%," ujar Arif.


Menurutnya, investasi di sektor infrastruktur sifatnya hanya sesaat dan tidak kokoh. Perlu usulan kepada Presiden agar mengambil kebijakan mengarahkan investasi nantinya ke bidang manufaktur, seperti perikanan.


Arif mengungkapkan, melalui investasi di bidang manufaktur itu dapat menyumbang sekitar 35%-40% untuk perekonomian negara. Dia mengatakan, kebijakan investasi yang kuat harus diarahkan sesuai dengan potensi Indonesia di sumber daya alam dan manusianya. (has)


Sumber : Financial.id

COMMENTS
LEAVE A REPLY
Name *
Email *
Website
Comment