KEIN Siap Kerjasama Atasi Pertumbuhan Ekonomi Nasional

(Jum'at, 15 April 2016) -

Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin mendampingi Komite Ekonomi Industri Nasional (KEIN) bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Jakarta, (The Financial) - Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin mendampingi Komite Ekonomi Industri Nasional (KEIN) bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).


Saleh menyebutkan, KEIN secara periodik akan terus memberikan masukan-masukan kepada pemerintah untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang selama ini membuat pertumbuhan ekonomi nasional tertinggal dari negara-negara berkembang lainnya.


"Mereka menyampaikan masukan bagaimana ekonomi bisa menjadi lebih baik, tentu masukan itu sangat berarti bagi kami didampingi menteri terkait. Intinya bagaimana dapat kerjasama dalam rangka mengejar pertumbuhan ekonomi ke depan," kata Saleh di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (15/4/2016).


Pada kesempatan yang sama, Ketua KEIN Sutrisno Bachir mengatakan, pada pertemuan anggota KEIN dengan Presiden Jokowi telah diusulkan untuk pemerintah sering menjalin kerjasama di sektor industri.


"KEIN itu sekarang akan aktif untuk bisa memberikan masukan strategis di bidang ekonomi dan industri tapi kita bukan hanya beri masukan paper tapi juga terjun ke masyarakat ke daerah-daerah," kata Sutrisno.


Ia mencontohkan, KEIN telah melakukan peninjauan beberapa daerah yang ada kawasan industrialisasinya. Pasalnya, beberapa kawasan industri nasional tengah mengalami pertumbuhan yang kurang baik.


"Ada industrialisasi di Indonesia yang sekarang kita menurun. Maka kita sekarang menyadari dengan perlambatan ekonomi dunia tanpa ada industrialisasi hanya menjual mentah akan tertinggal," jelasnya.


Kendati demikian, lanjut Sutrisno, KEIN akan selalu bersinergi dengan kementerian dan lembaga yang terkait dengan peran industri dalam rangka memperbaiki perekonomian nasional.


Tidak hanya itu, KEIN juga berharap ada keikutsertaan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui sektor industri. Salah satunya, kata Sutrisno dengan mencintai produk Indonesia.


"Era sekarang banyak sekali produk impor enggak bisa bendung, kita harus bisa contoh negara lain Jepang, Korea, India, yang nasionalisasi tinggi yang mereka mencintai produk dalam negeri," tandasnya. (Okz/Ch)


Sumber : -

COMMENTS
LEAVE A REPLY
Name *
Email *
Website
Comment