Ini Hasil Dari Pertemuan Tim Program Asesmen Sektor Keuangan Tahun 2016

(Selasa, 21 Februari 2017) -

Deputi Komisioner Manajemen Strategis IA Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Imansyah mengatakan,  dalam pertemuan wrap up main mission Tim Kegiatan misi utama Program Asesmen Sektor Keuangan (Financial Sector Assessment Program/FSAP)menyampaikan rangkuman dan temuan utama (key findings) atas hasil asesmen kondisi sektor jasa keuangan Indonesia.

Financial.id, Jakarta - Deputi Komisioner Manajemen Strategis IA Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Imansyah mengatakan,  dalam pertemuan wrap up main mission Tim Kegiatan misi utama Program Asesmen Sektor Keuangan (Financial Sector Assessment Program/FSAP)menyampaikan rangkuman dan temuan utama (key findings) atas hasil asesmen kondisi sektor jasa keuangan Indonesia.


 


"Selain itu, Tim FSAP juga menyampaikan hasil diskusi terkait dengan isu akuntansi dan auditing pada bank serta anti pencucian uang dan pencegahan atas pembiayaan terorisme, " kata Imansyah Idalam keterangan tertulisnya yang diterima Financial.id, Selasa (21/2).


 


Imansyah mengatakan, adapun hasil rangkumannya yaitu; analisa risiko dan stress testing, kerangka kebijakan makro-prudensial, pengelolaan likuditas, pemantauan mikro-prudensial, pengembangan pasar modal dan pembiayaan jangka panjang untuk infrastruktur.


 


"Selain itu, pendalaman pasar keuanganfinancial dan inklusi keuangan serta jasa keuangan digital," katanya.


 


Menanggapi hasil asesmen tersebut Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indarwati, Gubernur Bank Indonesia, Agus D.W. Martowardojo, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Muliaman D Hadad, dan Pgs. 


 


Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan, Destry Damayanti, menyampaikan apresiasi atas observasi yang dilakukan oleh Tim FSAP.  Hasil observasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kapasitas Pemerintah dan otoritas terkait dalam rangka pengaturan, pengawasan, dan pengembangan sektor jasa keuangan serta formulasi kebijakan yang tepat untuk mengantisipasi krisis.


 


Publikasi atas hasil FSAP Indonesia 2016/2017 dari IMF dan Bank Dunia diharapkan dapat meningkatkan pemahaman yang baik dari berbagai pemangku kepentingan terhadap kondisi sektor jasa keuangan di Indonesia.  Tumbuh dan terjaganya kepercayaan masyarakat domestik dan internasional diharapkan semakin mampu merangsang investasi—termasuk arus modal (capital inflow)—ke Indonesia dan membawa dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan umum. *** (L/CH)


Sumber : -

COMMENTS
LEAVE A REPLY
Name *
Email *
Website
Comment