Industri Keuangan Syariah Meningkat, OJK Bersiap Gelar KSF 2017

(Minggu, 30 April 2017) -

OJK bersama industri jasa keuangan lainnya siap menggelar KSF 2017. Ajang itu guna semakin mendekatkan masyarakat ke sektor keuangan syariah.

Financial.id, Jakarta. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) segera menggelar ajang Keuangan Syariah Fair (KSF) 2017. Perhelatan ajang tersebut sebab tumbuhnya keuangan syariah di Tanah Air hingga Februari tahun ini, terutama di Industri Keuangan Non Bank (IKNB) syariah. 


Penyelenggaraan ajang KSF 2017 nantinya akan bekerjasama dengan industri jasa keuangan lainnya.


"Acara itu dikemas dalam format pameran (expo) industri keuangan syariah dengan peserta dari bank syariah, pasar modal syariah dan IKNB syariah," ucap Deputi Komisioner Pengawas IKNB OJK Edi Setiadi, melalui keterangan resmi tertulisnya, baru-baru ini.


Menurut Edi, KSF merupakan cara untuk mendekatkan masyarakat dengan industri keuangan syariah dan sarana memperoleh informasi keunggulan produk jasa keuangan syariah.


Selain itu, ungkap Edi, akan memberikan edukasi ke masyarakat tentang keunggulan produk jasa keuangan syariah yang sudah ada dan terlaksana di Indonesia.


“Sama bagusnya, sama lengkapnya, sama modernnya seperti produk jasa keuangan konvensional," kata Edi.


Pada tahun ini KSF akan dilaksanakan tiga kali yaitu di Semarang, Cirebon dan Jakarta. Pelaksanaan KSF pertama berlangsung di Semarang tanggal 12-14 Mei yang diikuti oleh 40 pelaku industri jasa keuangan syariah.


Edi menjelaskan, dalam IKNB syariah, pasar modal syariah berkontribusi paling besar dengan nilai Rp 451,2 triliun.


Sedangkan perbankan syariah, tutur Edi, menyumbang kontribusi 40 persen dengan jumlah semua aset Rp 355,88 triliun.


"Asuransi syariah sebesar Rp 34,28 triliun, pembiayaan syariah Rp 37,7 triliun dan lembaga keuangan non bank syariah lainnya Rp 18,66 triliun," ujar Edi. (ch/has)


Sumber : Financial.id

COMMENTS
LEAVE A REPLY
Name *
Email *
Website
Comment