Industri Kreatif Berbasis Budaya Ciptakan Lapangan Kerja yang Luas

(Minggu, 14 Agustus 2016) -

Industri kreatif di Indonesia perlu mendapatkan perhatian serius agar terus tumbuh berkembang. Industri kreatif berbasis budaya juga mampu mengatasi persoalan pengangguran.

Financial.id, Bogor. Industri kreatif tercatat merupakan jenis usaha yang paling besar pelakunya di Indonesia. Sekitar 11 juta pelaku usaha bergerak di sektor tersebut.


"Luar biasanya, jumlah sebanyak itu di dominasi oleh industri kreatif yang berbasis budaya," kata Sekretaris Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Putri Wardani, di Bogor, Jawa Barat, kemarin.


Alasan mendominasinya industri keatif berbasis budaya itu, ujar Putri, sebab tumbuh berkembangnya sektor usaha yang menonjolkan kearifan dan tradisi lokal.


"Seperti pelaku usaha jamu dan minuman tradisional yang jumlahnya mencapai 2 juta orang, holistik kesehatan (spa), kuliner, kerajinan tangan, industri rumahan pembuatan batik," tuturnya.


Putri mengungkapkan, industri kreatif berbasis budaya merupakan jenis usaha yang dapat dilakukan siapapun sebab modal yang rendah dan kebutuhan alat yang tergolong sederhana. Pada industri kreatif berbasis budaya itu pula, Putri mengatakan, dapat menyerap tenaga kerja yang tinggi.


"Tercatat melalui industri budaya mampu menyerap tenaga kerja hingga 10,7%," ucap Putri.


Berdasarkan alasan tersebut, Putri menganggap industri kreatif harus terus ditumbuhkan di Indonesia ke depannya dengan dukungan regulasi dan kebijakan yang tak menyulitkan. Menurutnya, semakin berkembangnya industri kreatif berbasis budaya di Indonesia akan menolong banyak masyarakat Indonesia untuk dapat bekerja.


"Apalagi secara data, kata Menteri Pariwisata, sebanyak 65% turis asing yang datang ke Indonesia itu amat menyukai ciri khas tradisi bangsa kita," ujar Putri. (has)


Sumber : Financial.id

COMMENTS
LEAVE A REPLY
Name *
Email *
Website
Comment