Indonesia akan Gelar Ajang Pameran Potensi Florikultura

(Kamis, 13 Juli 2017) -

Potensi florikultura Indonesia akan dipamerkan dalam sebuah ajang nasional pada bulan Juli ini.

Financial.id, Jakarta. Kekayaan alam florikultura milik Indonesia akan dipamerkan dalam sebuah ajang bertaraf nasional. Acara yang dikemas dengan nama Florikultura Indonesia 2017 itu bakal mengungkap semua potensi yang ada.
 
Menurut Rektor IPB Prof DR Herry Suhardiyanto, bangsa Indonesia memiliki potensi florikultura yang sangat besar. Kendati demikian, pengembangan florikultura Indonesia masih menghadapi berbagai persoalan.
 
Beberapa masalah seperti masih tingginya kerusakan lingkungan produksi dan perubahan iklim global, kurangnya infrastruktur sarana prasarana, rendahnya kepemilikan lahan, terbatasnya akses permodalan, lemahnya kelembagaan petani dan penyuluh serta belum padunya berbagai sektor penunjang pembangunan agribisnis florikultura.
 
Sedangkan Ketua Panitia Florikultura Indonesia 2017 DR Syarifah Iis Aisyah mengatakan, melalui keterangan resmi ke media, Kamis (13/7), ada tiga rangkaian kegiatan utama dalam perhelatan acara nanti. Pertama, menggagas Hari Florikultura Indonesia yang diselenggarakan di Kemenko Perekonomian, tanggal 24 Juli 2017. 
 
Kemudian kedua, ungkap Syarifah, seminar florikultura tanggal 28 Juli 2017 di IPB International Conference Center (IIC) Bogor. Dalam seminar tersebut akan berlangsung presentasi hasil penelitian florikultura atau tanaman hias oleh para ilmuwan.
 
Lalu ketiga, Karnaval Flori Indonesia yang terdiri dari bursa pertanian, kuliner, lomba merangkai bunga, fashion show, talkshow, pawai, lomba marching band dan lomba mobil hias yang di konsep memakai bunga Nusantara. 
 
Florikultura Indonesia 2017 merupakan kegiatan yang bertujuan mendorong kebangkitan industri florikultura di Indonesia. Melalui kegiatan ini diharapkan mampu mengenalkan potensi industri florikultura nasional dan merumuskan gagasan kebijakan pengembangannya.
 
Ajang Florikultura Indonesia 2017 terselenggara berkat kerjasama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB), Pemerintah Kota Bogor, Asosiasi Bunga Indonesia (ASBINDO), Himpunan Mahasiswa Agronomi dan Hortikultura IPB (Himagron IPB), Agrisocio dan Himpunan Alumni Agronomi IPB (HAAI). (has/sp)

Sumber : Financial.id

COMMENTS
LEAVE A REPLY
Name *
Email *
Website
Comment