Dirut BNI Syariah: BNI Syariah Alami Pertumbuhan Positif Pada Tahun 2016

(Jum'at, 17 Maret 2017) -

Direktur Utama BNI Syariah Imam T Saptono mengtakan, kinerja positif BNI Syariah tahun 2016 mengalami pertumbuhan positif dengan posisi laba sebesar Rp277,37 Miliar atau meningkat 21,38% dari Desember 2015 sebesar Rp228,52 Miliar. 

 

Financial.id, Jakarta - Direktur Utama BNI Syariah Imam T Saptono mengtakan, kinerja positif BNI Syariah tahun 2016 mengalami pertumbuhan positif dengan posisi laba sebesar Rp277,37 Miliar atau meningkat 21,38% dari Desember 2015 sebesar Rp228,52 Miliar. 


 


"Kenaikan laba didukung oleh komposisi rasio dana murah (CASA) yang meningkat yakni 47.63% lebih baik dari tahun sebelumnya sebesar 46,15% dan efisiensi penurunan biaya operasional (BOPO) menjadi 87,67% dimana sebelumnya sebesar 89,63%,"  kata Imam T Saptono dalam siaran persnya yang diterima Financial.id di Jakarta, Jumat (17/3).


 


 


Imam mengatakan, sementara dana pihak ketiga meningkat sebesar Rp24,23 Triliun, tumbuh 25,41% dari periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp19,32 Triliun.


 


"Dari segi aset BNI Syariah terus mengalami pergerakan positif yakni posisi per Desember 2016 sebesar Rp28,31 Triliun atau naik 23.01% dari posisi Desember 2015 sebesar Rp23,01 Triliun," kata Imam.


Menurutnya, hal ini didukung dengan penyaluran pembiayaan sebesar Rp20,49 Triliun yang terbagi menjadi empat segmen diantaranya ritel produktif dan komersial sebesar Rp8,00 Triliun, pembiayaan konsumer sebesar Rp10,91 Triliun, pembiayaan mikro sebesar Rp1,20 Triliun dan hasanah card sebesar Rp367,59 Miliar dengan tetap menjaga kualitas pembiayaan (NPF) tetap terjaga dibawah 3%.


 


"Alhamdulillah, akhir tahun 2016 market share BNI Syariah terhadap industri perbankan syariah sebesar 7,94% dengan memberikan kontribusi laba sebesar 13,23%," ujarnya.


 


Hal tersebut membawa BNI Syariah pada peringkat aset terbesar ke-3 di industri perbankan syariah kategori Bank Umum Syariah. Selain aset, dana pihak ketiga dan pembiayaan juga menempati posisi ke-3 dengan NPF masih terjaga di bawah 3% dan dibawah rata-rata industri sebesar 4,42%. 


 


Dikatakan, pertumbuhan kinerja BNI Syariah seiring dengan peningkatan penyaluran dana zakat perusahaan sebagai bentuk komitmen terhadap masyarakat yakni pada tahun 2015 sekitar Rp 15 Miliar dan tahun 2016 sebesar Rp 20 Miliar yang disalurkan ke berbagai bidang yakni pemberdayaan masyarakat, pendidikan, korban bencana dan ekonomi.*** (L/CH)


Sumber : -

COMMENTS
LEAVE A REPLY
Name *
Email *
Website
Comment