Daya Saing Ekonomis Kopi Indonesia Bisa Unggul dari Luar Negeri

(Jum'at, 7 Juli 2017) -

Indonesia mempunyai jenis kopi yang lebih berkualitas dibandingkan produksi luar negeri. Hal ini perlu dikembangkan serius agar mampu berdaya saing secara ekonomis.

Financial.id, Jakarta. Gemarnya minat masyarakat Indonesia mengonsumsi minuman kopi perlu menjadi bidikan serius pemerintah untuk mengembangkan produksi komoditas tersebut.


Ditambah lagi maraknya berbagai kedai kopi modern saat ini milik pengusaha lokal maupun dari luar negeri.


"Kalau pemerintah mau serius, itu merupakan peluang besar membantu petani kopi memperoleh nilai tambah," kata Guru Besar Fakultas Ekonomi IPB Hermanto Siregar, baru-baru ini, melalui keterangan resmi tertulis yang diterima financial.


Menurut Hermanto, hingga kini kopi masih menjadi komoditas sampingan dengan pola budidaya konvensional, seperti hanya ditanam, ditinggal dan dijual berupa biji kopinya saja.


"Padahal potensi kita besar, khususnya dibandingkan negara ASEAN, Indonesia memiliki banyak keragaman cita rasa," tutur Hermanto.


Hermanto mengungkapkan, ada tiga hal patut diupayakan pemerintah soal keseriusan pada produksi kopi nasional. Pertama, ucap Hermanto, totalitas mengembangkan kopi di tingkat on farn dengan melakukan pendampingan budidaya yang baik kepada petani.


Kemudian kedua, melakukan pelatihan dan pendampingan di sektor pengolahan agar memiliki variasi yang beragam sampai ke produksi akhir. Terakhir, tutur Hermanto, pemerintah membantu sektor perdagangan melalui pengembangan gerai kopi.


"Jika tiga hal tadi serius dilakukan oleh pemerintah, optimis kopi nasional akan memiliki daya saing lebih dibandingkan produksi luar negeri. Masyarakat kita dengan otomatis lebih memilih gerai kopi lokal. Dengan begitu petanipun mempunyai tambahan nilai jualnya," ujar Hermanto. (has/sp)


Sumber : Financial.id

COMMENTS
LEAVE A REPLY
Name *
Email *
Website
Comment