Bisnis Rokok Global, BAT Ingin Kuasai Sepenuhnya Saham RAI

(Sabtu, 22 Oktober 2016) -

Perusahaan rokok kelas dunia yaitu BAT dan RAI berencana bergabung agar dapat unggul di dunia terkait penjualan bersih dan laba operasional. BAT menawarkan US$ 62 miliar ke RAI agar dapat memiliki saham sepenuhnya.

Financial.id, London. Sebanyak US$ 62 miliar ditawarkan British American Tobacco (BAT) agar dapat mengambil alih perusahaan rokok dan tembakau nomor dua di Amerika Serikat yaitu Reynolds American (RAI).


Dikutip dari kantor berita internasional CNN Money, Chief Executive Officer (CEO) BAT Nicandro Durante, mengungkapkan, bergabungnya dua perusahaan rokok berkelas dunia, BAT dan RAI, diperkirakan dapat meraup laba operasional dan penjualan bersih untuk korporasi.


"Pengajuan penawaran merger dua perusahaan besar ini adalah laporan perkembangan dalam hubungan kami," ujar Durante baru-baru ini, di London, Inggris.


BAT diketahui telah mempunyai kepemilikan saham sebanyak 42% di RAI. Selanjutnya, BAT berencana ingin menambah lagi kepemilikan sahamnya yang masih tersisa 58% lagi.


Keputusan pengajuan penawaran mengambil alih saham di RAI diapresiasi oleh investor. Pada bursa saham di London, diketahui jumlah saham BAT memang mengalami penurunan 4,2%.


Namun berbeda dengan saham RAI yang melonjak hingga mencapai 14% di bursa saham New York, Amerika Serikat. BAT dan RAI sama-sama dikenal memproduksi merek rokok terkenal di dunia, seperti Camel, Newport, Lucky Strike dan Pall Mall. (has)


Sumber : Financial.id

COMMENTS
LEAVE A REPLY
Name *
Email *
Website
Comment