Penggerak Ekonomi dan Sumber Devisa Harus Diversifikasi

(Minggu, 7 Februari 2016) - Indonesia harus mendiversifikasi penggerak ekonomi dan sumber devisanya. Menurut Presdir Eastspring Investments Indonesia Riki Frindos, membangun kapasitas infrastruktur, manufaktur, dan sektor keuangan, merupakan sebuah keniscayaan untuk melanjutkan dan mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi ke depan.
Jakarta, (The Financial) - Indonesia harus mendiversifikasi penggerak ekonomi dan sumber devisanya. Menurut Presdir Eastspring Investments Indonesia Riki Frindos, membangun kapasitas infrastruktur, manufaktur, dan sektor keuangan, merupakan sebuah keniscayaan untuk melanjutkan dan mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi ke depan.

“Tahun ini merupakan momen yang sangat penting, ketika Indonesia memulai transformasi ekonominya," kata Riki dalam siaran pers di Jakarta, Minggu (7/2/2016). Ia mengatakan hal itu dalam Seminar Global & Local Market Outlook 2016, bertajuk "The Dawn of a New Era" yang diperuntukan bagi nasabah, mitra bisnis dan media.

Dijelaskan, ekonomi Indonesia di masa lalu sangat tergantung pada komoditas, baik sebagai penggerak ekonomi maupun sebagai sumber devisa. Sayangnya, kapasitas ekonomi, baik infrastruktur maupun manufaktur, belum terbangun dengan cukup.

"Dengan perubahan lanskap ekonomi global yang berujung pada turunnya permintaan dan harga komoditas, Indonesia tidak punya pilihan kecuali mengubah model ekonominya,” ujar Riki.

Menurut Riki, Eastspring sebagai salah satu manajer investasi terbesar di Indonesia cukup optimis bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mengalami perbaikan dalam kuartal-kuartal dan tahun-tahun mendatang. Komitmen pemerintah untuk membawa Indonesia menuju era yang baru ini dinilai sangat menggembirakan.

"Akan tetapi, ini tentu tidak dapat dilakukan dalam waktu yang singkat, perlu proses dalam membangun infrastruktur dan kapasitas produksi, yang secara bertahap akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Dalam perjalanannya, kita akan menghadapi berbagai tantangan baik faktor ekonomi maupun non ekonomi dari dalam mau pun luar negeri," katanya.

Sebagai bagian dari grup Prudential dengan keahlian dan pengalaman global, Eastspring berkomitmen untuk terus berbagi informasi terkini mengenai pasar kepada nasabah dan para pemangku kepentingan di industri pasar modal.

Seminar Global & Local Market Outlook 2016 menghadirkan pembicara dari Eastspring dan pembicara tamu seperti Robert Rountree, Global Strategist Eastspring Investments Singapura, dan Destry Damayanti, anggota Dewan Komisaris Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) yang memberikan paparan mengenai kondisi perekonomian, serta stabilitas makro dan industri keurangan.

Robert Rountree menekankan bahwa, pasar Asia tetap menarik di antara pasar global dan menawarkan potensi pertumbuhan dalam jangka panjang, meskipun saat ini harus melewati ketidakpastian pasar yang tidak menentu dari kenaikan suku bunga Fed di AS, melambatnya pertumbuhan ekonomi Tiongkok, dan rendahnya harga minyak dunia.

Chief Investment Officer Eastspring Ari Pitoyo memberikan paparan mengenai prospek ekonomi dan pasar global maupun lokal. Menurut dia, pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2016 ini diperkirakan akan lebih baik dari tahun sebelumnya, sehingga laba perusahaan juga dapat tumbuh positif dan terus berkembang dalam jangka panjang ke depan.

Acara seminar tersebut juga menyajikan topik khusus, seputar ekonomi digital dan e commerce. Selain presentasi dari beberapa pakar e-commnerce, Eastspring juga menghadirkan beberapa pelaku e-commerce dalam talkshow interaktif.

Eastspring percaya ekonomi digital tidak hanya akan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru, tetapi menjadi salah satu kekuatan untuk meningkatkan produktivitas ekonomi secara keseluruhan, dan berperan dalam proses transformasi menuju era baru perekonomian Indonesia.

Pada acara tersebut, Eastspring juga meluncurkan Buku Market Outlook 2016 yang merupakan publikasi tahunan Eastspring Investments Indonesia sejak tahun 2014. Pada edisi 2016 yang bertajuk The Dawn of a New Era ini, Eastspring berbagi pandangan dan analisa, baik dari Eastspring, para pelaku bisnis maupun regulator mengenai prospek perekonomian dan pasar di tahun 2016. Topik khusus mengenai e-commerce juga dibahas dengan komprehensif dalam buku tahunan ini.

“Kami berharap baik acara maupun buku yang kami luncurkan ini dapat menjadi referensi informasi investasi bagi nasabah, mitra bisnis, dan masyarakat luas. Eastspring berkomitmen untuk selalu memberikan yang terbaik dari sisi produk maupun layanan bagi investor Indonesia,” jelas Riki. (Pik/Ch)

Sumber : -

COMMENTS
LEAVE A REPLY
Name *
Email *
Website
Comment