BRI Sebar Uang Elektronik BRIZZI 149.825 Di Bali & Nusra

(Minggu, 20 Desember 2015) - Kantor Wilayah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Denpasar Bali - Nusra telah mengedarkan produk uang elektronik yang bernama Brizzi sebanyak 149.825 kartu atau mencapai sebesar 167% hingga 15 November 2015 di seluruh wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Denpasar, (The Financial) - Kantor Wilayah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Denpasar Bali - Nusra telah mengedarkan produk uang elektronik yang bernama Brizzi sebanyak 149.825 kartu atau mencapai sebesar 167% hingga 15 November 2015 di seluruh wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Widodo Januarso, Kepala Kanwil BRI Denpasar Bali - Nusra, mengatakan jumlah peredaran Brizzi yang ditargetkan adalah sekitar 89.000 kartu hingga akhir 2015 ini.

“Sedangkan jumlah transaksi mencapai 264.337 transaksi atau mencapai sebesar 132% hingga 15 November 2015 dan akan terus bertambah hingga akhir 2015 nanti,” terangnya usai kegiatan HUT BRI ke 120 di Denpasar, Sabtu (19/12/2015).

Dia menambahkan, untuk wilayah Bali sendiri kartu Brizzi telah beredar sebanyak 78.508 kartu dengan 115.220 transaksi.

“Kami melihat bahwa tahun ini masyarakat mulai menggunakan uang elektronik dalam bertransaksi. Sebenarnya uang elektronik ini sangat bermanfaat bagi masyarakat terutama untuk anak-anak karena aman, tidak perlu membawa uang tunai, tidak perlu menunggu kembalian, dan proses transaksinya pun lebih cepat,” paparnya.

Pihaknya pun terus memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menggunakan uang elektronik serta melakukan pengawasan secara rutin terhadap merchant-merchant yang terdapat mesin electronic data capture (EDC) guna memberikan layanan prima secara konsisten kepada nasabah maupun masyarakat luas.

IBK. S. Manuaba, Wakil Pimpinan Wilayah Bidang Dana Kantor Wilayah BRI Denpasar Bali - Nusra, mengatakan tahun ini memang terjadi peningkatan yang sangat tinggi dalam penggunaan Brizzi dibandingkan tahun lalu yang hanya sekitar 39.000 kartu dengan sekitar 49.000 transaksi.

“Sejak awal 2015 kami gencar melakukan sosialisasi dan mengajak masyarakat, terutama kalangan pelajar dan mahasiswa untuk merasakan langsung manfaat dari uang elektronik ini,” tuturnya.

Menurutnya, anak-anak sekolah maupun mahasiswa merupakan pangsa pasar yang bagus serta menjanjikan dalam memasarkan uang elektronik tersebut dan 2016 mendatang pihaknya pun akan menyasar kalangan itu lagi untuk memasarkan Brizzi.

“Uang elektronik ini sangat bermanfaat untuk bertransaksi terutama untuk pelajar dan mahasiswa sehingga mereka tidak perlu membawa uang tunai, aman, dan cepat, selain itu juga tidak merepotkan orang tua. Selama 2015 ini kami sudah bekerja sama dengan beberapa sekolah dan perguruan tinggi yang tersebar di Bali dan Nusa Tenggara, tahun depan akan kami tingkatkan lagi,” ujarnya.

Dia menambahkan, tahun depan pihaknya akan mencoba bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Provinsi Bali agar bus Sarbagita dapat dipasang mesin EDC agar dapat bertransaksi dengan Brizzi, terutama membantu para mahasiswa yang akan pergi ke Universitas Udayana yang terletak di daerah Uluwatu dengan menggunakan transportasi umum tersebut.

Pihaknya akan lebih aktif lagi dalam melakukan pemasaran terhadap pelajar dan mahasiswa dengan memberikan promo yang menarik. Bahkan pihaknya juga akan mengajak kafe-kafe yang biasa dikunjungi anak-anak muda untuk bekerjasama dalam menggunakan uang elektronik.

“Tahun depan kami sendiri menargetkan dapat tumbuh 50% penggunaan Brizzi dari tahun ini, namun kami masih menunggu berapa jumlah yang ditargetkan dari pusat. Sejauh ini penggunaan Brizzi aling banyak di daerah Denpasar, Singaraja, Klungkung, dan Ubud,” imbuhnya. (Bis/Ch)

Sumber : -

COMMENTS
LEAVE A REPLY
Name *
Email *
Website
Comment