OJK dan Kemenkeu Segera Revisi Aturan Perpajakan DIRE

(Selasa, 15 Desember 2015) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Keuangan tengah berdiskusi terkait skema perpajakan real estate investment trust (REIT) atau Kontrak Investasi Kolektif (KIK) Dana Investasi Real Estate (DIRE).
Jakarta, (The Financial) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Keuangan tengah berdiskusi terkait skema perpajakan real estate investment trust (REIT) atau Kontrak Investasi Kolektif (KIK) Dana Investasi Real Estate (DIRE).

OJK berharap Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang mengatur perpajakan KIK DIRE segera direvisi, sehingga lebih kompetitif dibandingkan negara lain.

Kepala Pengawas Pasar Modal II OJK Fahri Hilmi mengungkapkan, OJK dan Kemenkeu tengah mendiskusikan peraturan perpajakan itu agar lebih kondusif. Menurut dia, masih ada yang perlu diperbaiki dari PMK nomor 200 tentang perpajakan KIK DIRE. “Masih ada beberapa pasal yang belum kondusif,” tuturnya di Jakarta, Senin (14/12).

Lebih lanjut dia mengungkapkan, kemungkinan besar PMK perpajakan KIK DIRE akan direvisi untuk mengakomodasi pelaku pasar. Saat ini diskusi terkait peraturan tersebut masih berlangsung. Fahri tidak dapat memastikan waktu tuntasnya pembahasan itu.

Fahri menuturkan, saat ini terdapat beberapa perusahaan yang tertarik untuk menerbitkan KIK DIRE. Menurut dia, potensi KIK DIRE di Indonesia masih sangat besar.

Bahkan, beberapa proyek properti di Indonesia telah menjadi underlying asset KIK DIRE di Singapura. Menurut Fahri, nilai KIK DIRE di Singapura yang proyeknya ada di Indonesia mencapai Rp 30 triliun.

“Kita berharap bisa membawa KIK DIRE di luar negeri kembali ke Indonesia, sehingga DIRE Indonesia dapat lebih berkembang,” kata Fahri. (Brs/Ch)

Sumber : -

COMMENTS
LEAVE A REPLY
Name *
Email *
Website
Comment